Beranda Daerah Ketua DPW AMPETRA Jateng Bahas Optimalisasi SDA dan Kesejahteraan Penambang Rakyat di...

Ketua DPW AMPETRA Jateng Bahas Optimalisasi SDA dan Kesejahteraan Penambang Rakyat di Yogyakarta

23
0

YOGYAKARTA, EXPOSE WEB.ID – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) AMPETRA Jawa Tengah menggelar acara ramah tamah sekaligus forum diskusi strategis bersama jajaran pengurus dan tokoh pimpinan pusat, yang berlangsung di Warung Sunda, Yogyakarta, pada Minggu (24/6/2026) malam. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua DPW AMPETRA Jawa Tengah, Gus Imam, serta Wakil Ketua Umum AMPETRA, Ir. Azhar, sosok yang memiliki rekam jejak manajerial mumpuni dan pernah menjabat sebagai Direktur PT Pertamina.

Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab, hangat, namun sarat pembahasan mendalam terkait potensi besar Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki Provinsi Jawa Tengah. Para peserta sepakat bahwa kekayaan alam yang melimpah tersebut merupakan aset strategis, yang jika dikelola secara tepat, profesional, dan berkelanjutan, akan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah. Ditambah lagi dengan jumlah penduduk yang signifikan, wilayah ini dinilai memiliki peluang sangat luas untuk mengembangkan ekonomi berbasis potensi lokal, khususnya melalui sektor pertambangan rakyat.

Dalam diskusi tersebut, para pembicara menyoroti sejumlah hal krusial yang menjadi syarat kemajuan sektor ini. Salah satu poin utama yang dibahas adalah perlunya kebijakan yang berpihak langsung pada penambang rakyat, mencakup program peningkatan kapasitas dan keterampilan sumber daya manusia, kemudahan akses terhadap permodalan, hingga penerapan tata kelola usaha yang ketat namun tetap ramah lingkungan. Hal ini dianggap penting agar kegiatan pertambangan tidak merusak alam, melainkan justru menjadi kegiatan produktif yang lestari dan bermanfaat jangka panjang.

Ketua DPW AMPETRA Jawa Tengah, Gus Imam, dalam pernyataannya menegaskan visi organisasi bahwa pengelolaan kekayaan alam harus bermuara pada kesejahteraan masyarakat luas, bukan hanya keuntungan semata.

“Potensi sumber daya alam di Jawa Tengah sangat besar dan menjadi amanah yang harus kita jaga. Jika dikelola dengan baik, profesional, dan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan, maka hasilnya pasti akan mampu meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat, khususnya para penambang rakyat yang menjadi tulang punggung sektor ini. Kami berharap tercipta sinergi yang kuat dan sejalan antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, agar pengelolaan SDA ini benar-benar membawa manfaat nyata dan kemajuan bagi daerah kita,” tegas Gus Imam.

Sementara itu, Ir. Azhar menambahkan bahwa keberhasilan pengelolaan sektor pertambangan sangat bergantung pada dukungan regulasi yang jelas, tegas, dan adil, serta penguatan sistem tata kelola di tingkat pelaksana. Menurutnya, dengan landasan aturan yang baik dan manajemen yang rapi, sektor pertambangan rakyat akan mampu memberikan kontribusi positif yang signifikan bagi pembangunan ekonomi daerah sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Melalui pertemuan strategis ini, AMPETRA Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk terus mendorong lahirnya kolaborasi lintas pihak. Organisasi ini bertekad menjadikan sektor pertambangan rakyat semakin produktif, berdaya saing tinggi, berlandaskan hukum, dan yang terpenting: berorientasi penuh pada kesejahteraan serta kemaslahatan masyarakat.(tim/red)

⚠️ Pernyataan
Seluruh tulisan yang dimuat di Expose.web.id merupakan hasil karya jurnalistik redaksi. Kami menerima sanggahan dan hak jawab dari pihak yang berkepentingan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini