Beranda Ekonomi SPPG Jayamekar 2 Terima kunjungan Satgas MBG Kepala Puskesmas Camat Serta Lurah...

SPPG Jayamekar 2 Terima kunjungan Satgas MBG Kepala Puskesmas Camat Serta Lurah Jayamekar

57
0

Sukabumi, Expose.web.id – SPPG jayamekar 2 Baros kota sukabumi terima kunjungan dari satgas BGN bersama kepala puskesmas,camat baros, dan lurah jayamekar,kunjungan ini dalam rangka monitoring dan memastikan juknis serta pelayanan kemasyarakat berjalan dengan baik.Memastikan secara langsung proses pengerjaan dan kebersihan dapur.20/05/2026.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Sukabumi kembali menjadi sorotan setelah adanya penghentian sementara operasional disejumlah dapur SPPG akibat pelanggaran standar operasional prosedur (SOP). Kondisi tersebut dinilai dapat berdampak langsung terhadap distribusi makanan bergizi kepada masyarakat penerima manfaat.

Dalam kunjungan dan monitoring nya ke SPPG Jayamekar 2 Ketua Satgas MBG Kota Sukabumi, Andri Setiawan, menegaskan bahwa pengawasan dan penegakan aturan memang penting demi menjaga kualitas program.ia merasa puas dengan kondisi dan situasi di SPPG Jayamekar 2 karena dinilai patut dan layak.

Penyaluran makanan bagi kelompok prioritas seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.Menurutnya, kelompok B3 merupakan sasaran utama dalam program percepatan penanganan stunting sehingga kebutuhan gizinya harus tetap terpenuhi secara berkelanjutan.

“Program ini menyangkut kesehatan dan tumbuh kembang anak.Jangan sampai ada penerima manfaat yang kehilangan akses makanan bergizi hanya karena dapur dihentikan sementara tanpa solusi pengganti,”

Pemerintah pusat melalui Badan Gizi Nasional (BGN) perlu menyiapkan sistem alternatif ketika dapur SPPG menjalani evaluasi atau suspend. Dengan begitu, distribusi MBG tetap berjalan dan hak masyarakat tetap terlindungi.

Andri juga menekankan,bahwa program MBG merupakan bagian dari program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia dan menekan angka stunting di Indonesia.Selain itu, keberadaan program MBG disebut memiliki dampak nyata terhadap perkembangan gizi anak yang dapat dipantau melalui kegiatan rutin posyandu.

“Perkembangan berat badan dan kondisi gizi anak bisa terlihat dari hasil pemantauan sebelum dan sesudah menerima MBG. Karena itu program ini harus dijaga kesinambungannya,”pungkasnya.

Satgas MBG Kota Sukabumi berharap pemerintah segera merumuskan regulasi teknis agar pelayanan kepada penerima manfaat tetap berlangsung meski dapur SPPG tengah menjalani proses evaluasi.

Editor: Rinto Wahyudi

⚠️ Pernyataan
Seluruh tulisan yang dimuat di Expose.web.id merupakan hasil karya jurnalistik redaksi. Kami menerima sanggahan dan hak jawab dari pihak yang berkepentingan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini