
Banyuasin, Expose – Pemirsa, saat ini masih terpantau ratusan warga masyarakat mengantri pencarian bantuan (Kesra) yang disalurkan melalui kantor pos cabang Kecamatan Air Salek Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan, menurut informasi yang terdengar miris realisasi penyaluran bantuan ini sempat menyebabkan puluhan diantaranya harus menginap di masjid dan musholla demi menunggu proses pencarian pada hari ini yang mana mereka ini sudah mengantri di penyaluran bantuan yang telah berlangsung sejak kemarin.
Realisasi penyaluran bantuan ini terkesan kusut dan tidak beraturan, tersebut disinyalir akibat kurangnya komunikasi serta kolaborasi antara pemerintah desa di dua Kecamatan (Air Salek serta Muara Padang) yang justru terlihat miris demi mendapatkan bantuan tersebut, saking berjubel nya warga masyarakat yang berdatangan tampak pengamanan pun dilakukan oleh personel Polsek Makarti Jaya melalui Bhabinkamtibmas Polsubsektor kecamatan Air Salek demi memastikan kondisi tetap kondusif dan aman.
“Kasian yang tua tua dan yang bawak anak itu nah, harusnya dijadwal berapa desa gitu kan, ini udah ngak teratur ngacak petugas posnya juga cuma dua orang sementara yang datang warga masyarakat dari dua kecamatan” nilai seorang yang tidak ingin identitasnya disebut
Ironinya lagi, pagi tadi terlihat lebih besar gelombang warga masyarakat yang berdatangan ke kantor pos cabang Kecamatan Air Salek ini dan hampir sembilan puluh persen harus menelan kekecewaan karena tidak bisa mendapatkan nomor antrian gegara masih banyaknya pengantri kemarin yang belum terselesaikan penyalurannya, Air Salek Jum’at 28 November 2025.
“Aku pulang warlah, nanti nunggu pas terakhir aja” ujar seorang penduduk setempat yang tidak kuat ikut dalam antrian
Sementara itu seorang lainnya mengatakan bahwa ia merasa kecewa dikarenakan lantaran terlanjur datang datang tetapi harus kembali dengan tangan hampa, ia menyebutkan pihaknya selaku warga masyarakat penerima manfaat bantuan mendapatkan keterangan dari pihak pemerintah desa bahwa mereka disuruh berangkat karena sudah terjadwal.
“Ai payah bae laju, uji pemdes berangkatlah hari ini untuk desa kito nah daktaunyo duo kecamatan ruponyo” ungkap Alim warga desa Muara Padang yang kesal akibat merasakan kekecewaan yang sama
sementara petugas pos cabang Kecamatan Air Salek ini ketika mengkonfirmasi pertanyaan awak media menjelaskan sampai dengan pukul sepuluh malam hasil penyaluran bantuan kemarin baru mencapai tiga ratusan, ia menyebutkan bahwa sudah meminta perpanjangan waktu penyaluran bantuan ini sampai Minggu dan Senin dimuka agar para peserta yang terdaftar sebagai penerima dapat menerima haknya.
>”masih rame mas, semalam sampai jam setengah sepuluh ada tiga ratusan, saya sudah minta waktu pelaksanaan penyaluran diperpanjang supaya para penerima dapat semua” terang dia
Sampai dengan saat ini saudara, masih terpantau kondisi mulai lengang karena sudah banyak yang warga yang pulang meskipun dengan kekecewaan mendalam, adapun satu kumpulan warga masyarakat desa yakni Desa Upang Marga yang tetap berada di tempat untuk mengantri meskipun para pengantri yang sudah lebih dulu diperkirakan sampai sore bahkan malam hari nanti baru mendapatkan giliran dipanggil sementara petugas pos cabang Kecamatan Air Salek ini belum mengkonfirmasi pertanyaan awak media.
Dari Air Salek Banyuasin Sumatera Selatan ; Junaidi mengabarkan
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.






