Beranda Daerah Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Sukabumi Mencatat Realisasi Penerimaan...

Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Sukabumi Mencatat Realisasi Penerimaan Pajak Daerah Mencapai Sekitar Rp51,4 miliar pada September 2026

78
0

Sukabumi,Expose.web.id – Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sekitar Rp42,6 miliar. Artinya, terjadi kenaikan penerimaan sekitar Rp9 miliar dalam kurun waktu satu tahun,27/10/2026.

Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan Pajak Daerah (P3D) BPKPD Kota Sukabumi, Ziad Panji Nurhari, mengatakan secara keseluruhan realisasi pajak daerah hingga akhir September 2026 telah mencapai sekitar 88 persen dari target yang ditetapkan untuk periode tersebut.
“Kalau dipresentasikan ke target sampai akhir September sudah 88 persen. Namun, ada beberapa jenis pajak yang masih harus kita optimalkan,”jelasnya.

Target penerimaan pajak setiap tahun memang mengalami perubahan dan cenderung meningkat. Karena itu, BPKPD terus melakukan berbagai strategi untuk menggali sekaligus mengoptimalkan potensi pajak yang masih tersedia.
Dua sektor yang menjadi perhatian saat ini yakni pajak air tanah dan pajak parkir yang dikelola pihak ketiga.

Untuk pajak parkir, Ziad mengakui potensi penerimaannya di Kota Sukabumi relatif terbatas. Saat ini tercatat sekitar 17 wajib pajak parkir yang dikelola.
Meski demikian, BPKPD tidak berhenti melakukan intensifikasi melalui pengawasan terhadap titik-titik parkir yang memiliki tingkat kunjungan tinggi.

“Untuk beberapa titik parkir yang kunjungannya sangat tinggi, kita sudah pasang alat rekam transaksi sebagai pengawasan. Jadi secara real time bisa terlihat penerimaannya seperti apa,”pungkasnya.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah memasang alat rekam transaksi kolaborasi bidang P3D dan berkoordinasi dengan Bidang Perencanaan dan Pengendalian (Rendal)
Perangkat tersebut memungkinkan petugas memantau transaksi secara real time sehingga penerimaan pajak dapat diketahui dan diawasi secara lebih akurat. ( Abeng/ iday).

Editor: Rinto Wahyudi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini