Beranda Daerah Kodim 0607 Sosialisasikan Rencana Fasilitas Yon TP, Dorong Sinergi dan Potensi Ekonomi...

Kodim 0607 Sosialisasikan Rencana Fasilitas Yon TP, Dorong Sinergi dan Potensi Ekonomi Masyarakat

56
0

Sukabumi, Expose web.id – Kodim 0607/Kota Sukabumi bersama Pemerintah Desa Sukamekar melaksanakan sosialisasi rencana pembangunan fasilitas pendukung untuk Batalyon TP 345/Maung Sancang di wilayah Blok Sukanangon, Kampung Sukanangon RT 05/RW 11, Desa Sukamekar, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.
(Sabtu.10/10/2026)

Kegiatan sosialisasi tersebut diikuti sekitar 100 orang yang terdiri dari unsur TNI, pemerintah desa, tokoh masyarakat, sesepuh wilayah, pengurus lingkungan, serta masyarakat setempat. Kegiatan ini bertujuan memberikan informasi awal mengenai rencana pembangunan sekaligus memperkuat komunikasi dan koordinasi antara TNI, pemerintah desa, dan warga di sekitar lokasi.

Hadir dalam kegiatan tersebut Danramil 0607-01/Sukaraja Kapten Inf Ahmad Amin, S.Pd.I., Danramil 0607-05/Sukabumi Kapten Cba Ahmad Saefudin, Pasilog Kodim 0607/Kota Sukabumi Lettu Inf Soma, Kepala Desa Sukamekar Andi Rahmadian, S.AP., Sekretaris Desa Sukamekar Saeful Rahman, Ketua KDKMP Sukamekar Iwan Ridwan, Ketua RW 011 Sukanangon Hendra, serta perangkat desa dan tokoh masyarakat.

Dalam penyampaiannya, Kapten Inf Ahmad Amin, S.Pd.I., menjelaskan bahwa rencana pembangunan Yon TP merupakan bagian dari program nasional yang memerlukan koordinasi antara jajaran TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait, terutama dalam menentukan lokasi serta menyiapkan kebutuhan fasilitas pendukung satuan.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Sukamekar dan masyarakat yang telah berpartisipasi dalam kegiatan sosialisasi. Menurutnya, komunikasi yang terbuka dan dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam proses perencanaan agar setiap tahapan dapat berjalan dengan baik sesuai ketentuan yang berlaku.

Terkait lokasi pembangunan, wilayah Blok Sukanangon menjadi salah satu lokasi yang dipertimbangkan setelah dilakukan peninjauan terhadap sejumlah titik alternatif. Koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Badan Pertanahan Nasional/Agraria dan Tata Ruang (BPN/ATR), serta pihak PTPN juga menjadi bagian dari proses penentuan dan penyiapan lokasi.

Namun demikian, kepastian status, batas, luas, dan administrasi lahan masih perlu ditindaklanjuti melalui koordinasi serta pengecekan teknis bersama instansi yang berwenang.

Danramil juga menyampaikan harapan agar keberadaan satuan nantinya dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan wilayah, termasuk membuka peluang usaha dan meningkatkan aktivitas perekonomian masyarakat di sekitar lokasi.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, serta mengutamakan komunikasi dan musyawarah apabila terdapat pertanyaan atau hal-hal yang memerlukan penjelasan lebih lanjut mengenai rencana pembangunan tersebut.

Sementara itu, Kepala Desa Sukamekar Andi Rahmadian, S.AP., menjelaskan gambaran awal rencana pemanfaatan lahan seluas kurang lebih dua hektare untuk mendukung kebutuhan fasilitas satuan. Fasilitas yang direncanakan meliputi marshalling area atau area penyiapan dan pengaturan kegiatan, sarana mandi, cuci, kakus (MCK), area parkir, dapur, jembatan, serta sarana pendukung lainnya.

Ia menambahkan bahwa batas dan luasan lahan masih perlu dipastikan melalui pengukuran serta pengecekan di lapangan. Dalam sosialisasi tersebut juga disampaikan rencana penyiapan lahan dengan dukungan alat berat, yang pelaksanaannya perlu memperhatikan kesiapan lokasi dan ketentuan administrasi maupun teknis yang berlaku.

Kepala Desa Sukamekar turut mengajak Ketua RT, tokoh masyarakat, sesepuh, dan warga untuk bersama-sama menjaga kondusivitas lingkungan serta menjalin komunikasi dengan pihak terkait. Keterlibatan masyarakat dinilai penting untuk mengantisipasi kesalahpahaman dan memastikan setiap perkembangan rencana dapat diketahui secara jelas.

Sebagai tindak lanjut, diperlukan koordinasi lanjutan dengan pemerintah daerah, BPN/ATR, pihak PTPN, dan instansi terkait untuk memastikan status serta batas lahan yang direncanakan. Pendataan terhadap masyarakat yang saat ini memanfaatkan atau menggarap lahan di sekitar lokasi juga menjadi bagian penting dalam memperoleh gambaran faktual kondisi lapangan.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan terbangun pemahaman bersama antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat mengenai rencana pembangunan fasilitas pendukung Yon TP 345/Maung Sancang. Seluruh proses selanjutnya diharapkan dapat dilaksanakan secara terkoordinasi, transparan, dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku serta kondisi sosial masyarakat setempat. ( Rin/ Abeng)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini