Beranda Nasional Munas FKMPI di Politeknik Negeri Medan Tetapkan Koordinator Pusat Pertama, Muhammad Iqbaal...

Munas FKMPI di Politeknik Negeri Medan Tetapkan Koordinator Pusat Pertama, Muhammad Iqbaal Jadi Sekjend Terakhir

29
0

Medan,expose — Musyawarah Nasional (Munas) Forum Komunikasi Mahasiswa Politeknik Indonesia (FKMPI) yang dilaksanakan di Politeknik Negeri Medan menjadi momentum bersejarah bagi perjalanan organisasi mahasiswa politeknik di Indonesia.

Salah satu keputusan penting dalam forum nasional tersebut adalah perubahan nomenklatur jabatan Sekretaris Jenderal (Sekjend) menjadi Koordinator Pusat (Korpus) sebagai bagian dari pembenahan dan penguatan arah organisasi FKMPI ke depan.

Perubahan tersebut sekaligus menjadikan Muhammad Iqbaal, mahasiswa Politeknik Negeri Pontianak, sebagai Sekretaris Jenderal FKMPI terakhir dan Abadi periode 2025/2026.

Dalam momentum serah terima estafet kepemimpinan, Muhammad Iqbaal yang mengenakan almamater biru Politeknik Negeri Pontianak menyerahkan amanah kepemimpinan kepada Farhan Defra Jaya Kusuma dari Politeknik Negeri Padang, yang kemudian menjadi Koordinator Pusat FKMPI periode 2026/2027 sekaligus Korpus pertama dalam sejarah FKMPI.

Pergantian nomenklatur tersebut tidak hanya menjadi perubahan penyebutan jabatan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya FKMPI melakukan penataan organisasi agar semakin adaptif terhadap perkembangan persoalan mahasiswa politeknik dan berbagai isu yang berkembang di tingkat daerah maupun nasional.

Munas FKMPI juga menjadi ruang konsolidasi nasional yang membahas sejumlah agenda strategis organisasi, di antaranya Anggaran Dasar (AD), Anggaran Rumah Tangga (ART), Garis Besar Haluan Kerja (GBHK), kajian isu politeknik di masing-masing perguruan tinggi, isu daerah, serta isu nasional.

Berbagai pembahasan tersebut menjadi bagian penting dalam menentukan arah gerakan FKMPI ke depan, khususnya dalam memperkuat komunikasi antarmahasiswa politeknik, membangun kolaborasi, serta menghadirkan gagasan dan gerakan yang relevan terhadap kebutuhan mahasiswa dan pendidikan vokasi di Indonesia.

Bagi Muhammad Iqbaal, perubahan tersebut menjadi bagian penting dari sejarah perjalanan FKMPI.
“Saya menjadi Sekretaris Jenderal terakhir FKMPI, sementara saudara Farhan menjadi Koordinator Pusat pertama. Ini bukan sekadar pergantian nama jabatan, tetapi menjadi penanda dimulainya babak baru dalam perjalanan organisasi,” ujar Muhammad Iqbaal.

Ia berharap kepemimpinan baru dapat membawa FKMPI semakin solid dan mampu menjawab berbagai tantangan yang dihadapi mahasiswa politeknik di seluruh Indonesia.

“Jabatan boleh berganti, nomenklatur boleh berubah, tetapi semangat perjuangan dan persaudaraan mahasiswa politeknik Indonesia harus tetap menjadi fondasi utama FKMPI,” tambahnya.
Sementara itu, Farhan Defra Jaya Kusuma kini mengemban amanah sebagai Koordinator Pusat FKMPI periode 2026/2027. Ia menjadi figur pertama yang menggunakan nomenklatur Koordinator Pusat setelah perubahan struktur organisasi ditetapkan melalui Munas FKMPI di Politeknik Negeri Medan.

Momentum estafet kepemimpinan tersebut menjadi simbol keberlanjutan perjuangan FKMPI. Dari Sekretaris Jenderal terakhir kepada Koordinator Pusat pertama, organisasi mahasiswa politeknik Indonesia memasuki fase baru dengan semangat untuk terus bersinar, berbenah, dan bergerak.
Satu estafet, satu kapal, satu perjuangan untuk mahasiswa politeknik Indonesia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini