Lahat, Expose – Bupati Lahat Bursah Zarnubi menegaskan pentingnya kepatuhan perusahaan dalam administrasi kendaraan bermotor dengan mendaftarkan kendaraan operasional menggunakan pelat nomor BG serta membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Kabupaten Lahat.
Penegasan tersebut disampaikan saat membuka Sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dalam rangka optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lahat di Hotel Santika Lahat, Senin (3/8/2026).
Menurut Bursah, masih banyak kendaraan operasional milik perusahaan yang setiap hari beraktivitas di wilayah Kabupaten Lahat, namun masih menggunakan pelat nomor luar daerah. Kondisi ini dinilai menyebabkan potensi penerimaan daerah dari sektor pajak kendaraan belum tergarap secara maksimal.
“Perusahaan mencari keuntungan di Kabupaten Lahat, maka sudah sewajarnya memberikan kontribusi kepada daerah. Jangan sampai kendaraannya beroperasi di Lahat, tetapi pajaknya justru masuk ke daerah lain,” tegas Bursah.
Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Lahat masih memberikan kesempatan kepada perusahaan untuk menyesuaikan administrasi kendaraan. Kesempatan tersebut diharapkan dimanfaatkan agar seluruh kendaraan operasional segera menggunakan pelat BG sesuai domisili usaha.
Selain itu, Bursah meminta seluruh perusahaan bersikap terbuka dan jujur dalam mendata armada kendaraan yang dimiliki. Menurutnya, keterbukaan data akan memudahkan pemerintah mengoptimalkan penerimaan daerah dari sektor pajak kendaraan bermotor.
“Kami mengedepankan kesadaran. Laporkan dengan jujur jumlah kendaraan yang dimiliki, lakukan balik nama jika diperlukan, dan gunakan pelat BG. Ini merupakan bentuk tanggung jawab dunia usaha terhadap pembangunan Kabupaten Lahat,” ujarnya.
Bupati optimistis apabila perusahaan pertambangan, perusahaan perkebunan, serta asosiasi transportir bersama-sama mendukung kebijakan tersebut, maka Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Lahat akan meningkat secara signifikan.
Ia menegaskan, hasil penerimaan pajak kendaraan akan dikembalikan kepada masyarakat melalui pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan kesehatan, pendidikan, serta berbagai program pembangunan lainnya.
“Hasil dari pajak itu akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan jalan, jembatan, pelayanan kesehatan, pendidikan, dan berbagai program pembangunan lainnya. Karena itu mari kita bangun komitmen bersama untuk membangun Kabupaten Lahat,” pungkasnya.
(Syahrial)
. Editor: Junaidi
Seluruh tulisan yang dimuat di Expose.web.id merupakan hasil karya jurnalistik redaksi. Kami menerima sanggahan dan hak jawab dari pihak yang berkepentingan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.








