Gambar Ilustrasi Kejadian
KALBAR,MELAWI.Expose – Pelayanan fasilitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Melawi kembali menuai gelombang kritik tajam. Kali ini, Puskesmas Menukung menjadi sorotan publik setelah beredarnya rekaman video yang memperlihatkan antrean warga yang terpaksa menunggu dalam waktu lama untuk mendapatkan penanganan medis.
Dalam rekaman yang mendadak viral di media sosial tersebut, tampak sejumlah petugas puskesmas berkumpul di satu meja dan diduga sedang mengobrol saat jam kerja berlangsung. Situasi ini langsung memicu kekecewaan mendalam dari para pasien yang datang berobat, yang merasa diabaikan dan dibiarkan menunggu tanpa kepastian pelayanan.
Reaksi keras pun berhamburan di kolom komentar media sosial. Masyarakat dan warganet menilai tindakan para oknum petugas tersebut sangat bertentangan dengan standar pelayanan publik. Kegeraman publik membuat masyarakat mendesak Dinas Kesehatan Kabupaten Melawi untuk tidak hanya melakukan evaluasi menyeluruh, tetapi juga memberikan sanksi tegas berupa pemecatan atau pencopotan dari tugas pelayanan terhadap oknum yang terbukti lalai.
Warga menegaskan bahwa fasilitas kesehatan merupakan pelayanan dasar yang menyangkut keselamatan jiwa, sehingga keterlambatan penanganan akibat kelalaian petugas tidak dapat ditoleransi. Apabila terdapat kendala teknis atau keberadaan dokter yang sedang tidak di tempat, pihak puskesmas seharusnya memberikan penjelasan secara transparan kepada pasien agar tidak menimbulkan keresahan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi maupun klarifikasi dari pihak manajemen Puskesmas Menukung terkait peristiwa dalam video viral tersebut. Publik kini menanti langkah nyata dan tegas dari pihak berwenang demi mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di daerah tersebut.
(Tim/Red)
Seluruh tulisan yang dimuat di Expose.web.id merupakan hasil karya jurnalistik redaksi. Kami menerima sanggahan dan hak jawab dari pihak yang berkepentingan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.








