Beranda Daerah Pontianak Darurat Kabel Semrawut: Warga Resah, Pemerintah Dinilai Lepas Tangan

Pontianak Darurat Kabel Semrawut: Warga Resah, Pemerintah Dinilai Lepas Tangan

22
0

PONTIANAK, Expose – Pemandangan kabel optik internet dan jaringan listrik yang menjuntai rendah hingga melilit tiang di berbagai sudut kota Pontianak kini menjadi pemandangan yang memprihatinkan. Kondisi “carut-marut” ini tidak hanya merusak estetika kota, tetapi juga menjadi ancaman nyata bagi keselamatan warga yang melintas.

Pantauan di sejumlah titik, seperti di kawasan jalan protokol hingga area pemukiman padat, kabel-kabel hitam tampak bergelantungan dengan posisi yang membahayakan. Tidak sedikit kabel yang terjuntai hingga menyentuh bahu jalan, bahkan ada yang melintang rendah sehingga kerap tersangkut kendaraan tinggi.

Minimnya Pengawasan dan Kesan Pembiaran, Warga setempat mengungkapkan kekecewaan mendalam atas lambannya penanganan masalah ini. Hingga saat ini, terlihat jelas minimnya upaya pemeliharaan maupun penertiban dari pihak terkait. Kesan adanya “pembiaran” pun muncul di tengah masyarakat, mengingat kondisi ini sudah berlangsung cukup lama tanpa ada langkah konkret di lapangan.

“Sepertinya memang dibiarkan saja. Kadang ada yang menjuntai sampai ke aspal, warga sendiri yang harus meminggirkan agar tidak membahayakan pengendara motor. Pemerintah daerah seolah tutup mata dengan masalah yang jelas-jelas ada di depan mata ini,” ujar salah seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya.

Regulasi yang Dipertanyakan :

Ketidak aturan ini memicu tanda tanya besar terkait regulasi dan fungsi pengawasan pemerintah daerah terhadap provider internet maupun instansi terkait. Publik mempertanyakan efektivitas aturan pemasangan kabel utilitas di Pontianak.

Hingga saat ini, belum terlihat adanya sanksi tegas atau evaluasi terhadap perusahaan penyedia layanan yang memasang kabel secara asal-asalan. Tanpa adanya regulasi yang ketat dan konsistensi penegakan aturan di lapangan, warga khawatir kecelakaan akibat kabel yang putus atau tertimpa tiang yang miring hanyalah “menunggu waktu”.

Harapan Warga :

Masyarakat mendesak Pemerintah Kota Pontianak untuk tidak sekadar melakukan pendataan, melainkan segera mengambil tindakan tegas. Penataan ulang jaringan kabel—seperti kebijakan pemindahan kabel ke bawah tanah (ducting) atau setidaknya perapian yang standar—dianggap sebagai langkah mendesak untuk menjamin keamanan publik dan menjaga citra Pontianak sebagai kota yang tertata.

(Tim/Red)

⚠️ Pernyataan
Seluruh tulisan yang dimuat di Expose.web.id merupakan hasil karya jurnalistik redaksi. Kami menerima sanggahan dan hak jawab dari pihak yang berkepentingan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini