Banyuasin,Expose – Memasuki puncak musim kemarau, Kodam II/Sriwijaya menyatakan kesiapsiagaan penuh untuk mengantisipasi dan menanggulangi kebakaran hutan, kebun, dan lahan – Karhutla di Kabupaten Banyuasin.
Komitmen itu ditandai dengan Apel Gelar Pasukan dan Peralatan Penanggulangan Karhutla yang digelar di Lapangan Upacara Kantor Pemkab Banyuasin, Rabu (17/06/2026) pagi, dipimpin langsung Bupati Banyuasin DR. H. Askolani, SH, MH.
Kodam II/Swj memperkuat peran Komando Kewilayahan dengan mengerahkan satuan bantuan. Pasukan TNI AD yang dilibatkan antara lain, Yonzipur 12/Karana Jaya, Yon Arhanud 12/Satria Bhuana Prakasa, dan Yonif TP 950/Raja Mankute. Personel gabungan ini disiapkan bersama peralatan khusus pemadaman dan pembukaan sekat bakar.
Apel ini bukan sekadar seremonial. Unsur lintas sektoral turut dikerahkan sebagai bentuk sinergi nyata: BPBD Banyuasin, Kementerian Lingkungan Hidup, Polri, Dinas Pemadam Kebakaran, BMKG, relawan masyarakat, hingga pelaku perusahaan perkebunan.
Dengan kesiapsiagaan personel, penguatan fungsi teritorial Babinsa, dan patroli terpadu, Kodam II/Swj bersama seluruh komponen berharap musim kemarau 2026 di Banyuasin dapat dilewati tanpa kabut asap.
Kolaborasi TNI-Polri, pemerintah daerah, dan seluruh komponen masyarakat diharapkan mampu meminimalisir potensi karhutla serta mempercepat penanganan jika terjadi kebakaran di wilayah Banyuasin.
Seluruh tulisan yang dimuat di Expose.web.id merupakan hasil karya jurnalistik redaksi. Kami menerima sanggahan dan hak jawab dari pihak yang berkepentingan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.








