Beranda Daerah Jema’ah Haji Asal Sukabumi Dari 62 yang Berangkat 1 Meninggal di Tanah...

Jema’ah Haji Asal Sukabumi Dari 62 yang Berangkat 1 Meninggal di Tanah Suci

58
0

Sukabumi, Expose.web.id – Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Sukabumi, Abdul Manan,mengatakan seluruh jemaah telah tiba di Sukabumi sesuai jadwal yang ditetapkan. Menurutnya, rombongan mendarat di Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa (16/6) sekitar pukul 20.20 WIB. Setelahnya, jemaah masuk Asrama Haji Bekasi lalu jemaah melakukan perjalanan pulang ke Sukabumi.

Jemaah yang tergabung dalam kloter 13 mereka tiba di Sukabumi pada Rabu (17/6) dini hari. Para jamaah yang diangkut mengunakan bus tiba Pusbangdai Cikembang sekitar pukul 03.00 WIB.

Sedangkan sejak malam, keluarga jemaah telah menunggu kedatangan anggota keluarganya yang baru menyelesaikan ibadah haji. Suasana haru pun mewarnai momen pertemuan antara jemaah haji dengan keluarganya.

Adapun titik kedatangan jemaah dipusatkan di Kantor Kemenhaj Kabupaten Sukabumi di Pusbangdai, Cikembar, Kecamatan Cikembar.”Alhamdulillah perjalanan lancar sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh panitia,”

Dia mengatakan pada pelaksanaan ibadah haji 2026, total 62 jemaah asal Kabupaten Sukabumi yang berangkat. Namun, satu jemaah, wafat saat berada di Makkah pada 31 Mei lalu.

Dengan demikian, jumlah jemaah yang kembali ke tanah air dan tiba di Kabupaten Sukabumi sebanyak 61 orang.

“Untuk jemaah, sebagaimana kita ketahui bahwa dari 62 jemaah kita yang berangkat, ada satu jemaah yang wafat, atas nama Bapak Haji Atjeng bin Mamat, usia 84 tahun, orang Ciutara, Cicurug,”

Almarhum Atjeng,meninggal dunia setelah menyelesaikan rangkaian puncak ibadah haji atau Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina). Sepulang dari Mina, kondisi kesehatannya menurun. Saat diperiksa oleh tim kesehatan, jemaah lansia tersebut dinyatakan meninggal dunia di kamar hotel tempatnya beristirahat.

Faktor usia dan kelelahan diduga menjadi penyebab menurunnya kondisi kesehatan almarhum. Pasalnya, rangkaian puncak ibadah haji memerlukan kondisi fisik yang prima karena aktivitas ibadah yang cukup menguras tenaga.

“Beliau wafat setelah melaksanakan puncak haji, Armuzna. Artinya kembali dari Mina, kondisi kesehatannya drop, kemudian dicek oleh tim dokter, ternyata beliau meninggal dunia di hotel ketika sedang beristirahat di kamarnya. Begitu laporan dari petugas kesehatan,”Pungkasnya.

Almarhum dimakamkan di Kota Suci Makkah. Sementara seluruh barang bawaan milik almarhum, mulai dari koper, air zamzam, hingga tas tentengan, telah dibawa pulang dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Editor: Rinto Wahyudi

⚠️ Pernyataan
Seluruh tulisan yang dimuat di Expose.web.id merupakan hasil karya jurnalistik redaksi. Kami menerima sanggahan dan hak jawab dari pihak yang berkepentingan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini