Bekasi, Expose.web.id — Safari Ramadhan Pemerintah Kota Bekasi kembali digelar, kali ini melalui kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) di Masjid Ar Rosikhin, Kelurahan Jatiluhur, Kecamatan Jati Asih. Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe hadir bersama jajaran Forkopimda, perangkat daerah, serta tokoh masyarakat. Namun di balik suasana religius, terselip pesan strategis: membangun generasi masa depan melalui kesehatan, pendidikan, dan pembinaan karakter (3/3/2026).
Dimensi Pelayanan Publik: Kobe Sehat dan Kobe Cerdas
Dalam sambutannya, Harris menegaskan komitmen pemerintah untuk menghadirkan layanan publik yang merata. Program Kobe Sehat diarahkan agar setiap wilayah memiliki akses puskesmas, sehingga tidak ada lagi warga yang kesulitan mendapatkan layanan kesehatan dasar. Sementara Kobe Cerdas menjadi instrumen peningkatan mutu pendidikan, dengan fokus pada generasi muda sebagai aset bangsa.
Kedua program ini menunjukkan bahwa Safari Ramadhan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang komunikasi kebijakan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Dimensi Sosial: Ancaman Generasi dan Peran Orang Tua
Harris juga menyoroti ancaman narkoba dan pornografi yang mengintai anak-anak di era digital. Ia menekankan bahwa pendidikan karakter tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah, melainkan tanggung jawab bersama, terutama orang tua. Pesan ini memperlihatkan kesadaran pemerintah bahwa pembangunan generasi tidak hanya soal fasilitas, tetapi juga nilai keimanan dan moralitas.
Dimensi Nasional: Arahan Presiden dan Program MBG
Mengutip arahan Presiden Prabowo Subianto, Harris menegaskan bahwa masa depan bangsa berada di tangan generasi muda. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu langkah konkret untuk memastikan nutrisi anak-anak terpenuhi. Dengan dukungan gizi yang baik, diharapkan tumbuh kembang mereka optimal dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Dimensi Kebersamaan: Tarawih dan Silaturahmi
Suasana kebersamaan semakin terasa ketika anak-anak diminta maju membacakan hafalan Al-Qur’an. Harris memberikan apresiasi dan motivasi, menegaskan pentingnya semangat belajar agama sebagai fondasi karakter. Menjelang penutupan, bantuan melalui BAZNAS disalurkan kepada warga yang membutuhkan, memperkuat nilai kepedulian sosial di bulan suci.
Makna Lebih Luas
Safari Ramadhan di Jati Asih bukan hanya kegiatan ibadah bersama. Ia adalah refleksi bagaimana pemerintah daerah mengintegrasikan nilai religius dengan kebijakan pembangunan. Dari kesehatan, pendidikan, hingga pembinaan karakter, semua diarahkan untuk satu tujuan: menjaga generasi masa depan Bekasi agar sehat, cerdas, dan berakhlak.(Syarif)
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.







