Karawang, Expose.web.id – Menjaga keamanan lingkungan bukan sekadar tugas rutin, melainkan bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat. Semangat tersebut tercermin dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Jajaran Keamanan Lingkungan Krajan 1 dan 2 (JANKAR) yang berlangsung penuh kekeluargaan, sekaligus menegaskan visi besar menjaga kondusivitas wilayah.
Ketua JANKAR, Aris Setio Budi, S.E., dalam sambutannya menegaskan bahwa organisasi ini dibangun di atas fondasi solidaritas tanpa batas. Selama satu tahun perjalanan, JANKAR telah menjadi garda terdepan dalam memastikan keamanan lingkungan RW 01 dan 02 Plawad, Kecamatan Karawang Timur.
Sebagai bentuk rasa syukur, perayaan ditandai dengan pemotongan kue tradisional Awug — penganan khas yang sarat makna kebersamaan dan kerakyatan.
“Pemotongan kue Awug ini adalah simbol bahwa JANKAR lahir dari rakyat dan mengabdi untuk rakyat. Meski acara kita gelar secara sederhana, namun semangat pengabdian kami sangat besar untuk lingkungan ini,” ujar Aris di sela prosesi.
Keamanan sebagai Sumbangsih Nyata
Aris menyampaikan bahwa sebanyak 30 personel yang tergabung dalam JANKAR merupakan aset penting bagi lingkungan. Menurutnya, rasa aman merupakan kenyamanan yang harus diupayakan bersama.
“Kegiatan yang kita lakukan ini adalah sumbangsih nyata kepada masyarakat. Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan menjaga wilayah sendiri? Segala sesuatu bisa terjadi jika kita tidak waspada, terutama pada malam hari. Karena itu, kehadiran JANKAR sangat krusial untuk mencegah potensi gangguan keamanan,” tegasnya.
Meski baru berusia satu tahun, JANKAR telah melakukan inovasi dengan memanfaatkan teknologi radio komunikasi. Koordinasi antaranggota kini didukung perangkat repeater atau Radio Pancar Ulang yang mampu menjangkau wilayah lebih luas.
Namun demikian, Aris tidak menampik adanya tantangan operasional. Dalam kegiatan yang turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Karawang tersebut, ia menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan fasilitas anggota.
“Kami masih memiliki kekurangan, seperti seragam anggota dan alat komunikasi yang belum merata. Kami berharap ke depan ada sinergi serta dukungan dari pihak kelurahan maupun pemerintah agar fasilitas ini dapat terpenuhi,” tambahnya.
Bagi Aris, peringatan satu tahun berdirinya JANKAR bukan sekadar seremoni, melainkan momentum evaluasi dan peningkatan profesionalisme organisasi.
“Saya berharap kita tidak berhenti di sini. Kita harus memiliki program yang lebih maju ke depan. Saya juga mengajak para pemuda untuk berperan aktif menjaga wilayah. Mari kita tunjukkan kinerja terbaik agar Krajan 1 dan 2 tetap aman dan terkendali,” pungkasnya.(marwan)
Seluruh tulisan yang dimuat di Expose.web.id merupakan hasil karya jurnalistik redaksi. Kami menerima sanggahan dan hak jawab dari pihak yang berkepentingan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.







