Sukabumi, Expose.web.id – Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi.Uus Pirdaus, menyoroti urgensi penanganan jalan berstatus kewenangan kabupaten, dirinya menyebutkan total panjang jalan kabupaten di wilayahnya saat ini yang mencapai 1.347,555 km. Saat ini Dinas Pekerjaan Umum (PU) juga sedang melakukan perbaikan infrastruktur jalan dan jaringan irigasi demi mendukung pertumbuhan ekonomi, agroindustri, pariwisata, hingga target swasembada pangan,05/6/2026.
Dalam keterangannya.Uus menjelaskan,”Untuk mengejar target kemantapan jalan 62,41 persen.kami mengusulkan penanganan melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD),” Usulan ini juga ditujukan untuk menunjang Proyek Strategis Nasional (PSN) dan program Pemprov Jabar di wilayah Sukabumi.
Ada lima koridor jalan prioritas yang diusulkan ke pusat.Lima koridor tersebut diantaranya,
Bagbagan-Tegalbuleud, Sagaranten-Curugkembar, Jampangkulon-Ciguyang, Parungkuda-Kalapanunggal-Cianten-Tenjoayu, dan Sukaraja-Cireunghas-Gegerbitung.
Kondisi Darurat 86 Irigasi Terdampak Bencana.
Selain jalan raya, Dinas PU Sukabumi juga memprioritaskan kondisi jaringan irigasi yang menjadi urat nadi ketahanan pangan daerah.Uus turut mengingatkan pesan Presiden Prabowo Subianto soal pangan.Mengutip pernyataan presiden, Uus menyebut bahwa masalah pangan adalah urusan hidup atau matinya suatu bangsa, sehingga harus dipandang strategis,sayangnya, infrastruktur pengairan di Sukabumi sedang tidak baik-baik saja,(Sangat memerlukan perhatian khusus).
Puluhan daerah irigasi (DI) rusak parah dihantam rentetan bencana.”Total terdapat 86 daerah irigasi yang terkena bencana alam pada tahun 2024 dan 2025,”
Kerusakan infrastruktur itu tersebar luas di 8 UPTD.
Rinciannya sebagai berikut,UPTD Palabuhanratu (15 DI)
Ciemas (13 DI)
Cicurug (11 DI)
Sagaranten ( 11 DI)
Jampang Tengah (11 DI)
Cibadak (10 DI)
Jampang Kulon (8 DI)
UPTD Sukabumi (7 DI)
Untuk mengatasi krisis pengairan ini, Dinas PU kabupaten Sukabumi telah menyiapkan usulan anggaran prioritas. Pada usulan tahap 3 Tahun Anggaran 2026 yang sudah diverifikasi oleh Kementerian PU.
Pemkab Sukabumi mengajukan perbaikan di 6 lokasi daerah irigasi dengan kebutuhan dana mencapai Rp 62,8 miliar.
“Perbaikan infrastruktur pelayanan dasar dan penunjang perekonomian ini bisa segera tertangani, agar terwujud Kabupaten Sukabumi yang Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah,”pungkasnya.
Anggaran yang dibutuhkan pada tahap 5 ini menyentuh angka Rp 114,2 miliar. Dana ratusan miliar tersebut ditargetkan mampu mengairi area persawahan warga seluas 1.939 hektare.Sementara itu, untuk stok usulan baru Inpres Tahap 5 Tahun 2026, Dinas PU juga tengah mengebut pengajuan bagi 8 daerah irigasi lainnya.
(Rinto Wahyudi)
Seluruh tulisan yang dimuat di Expose.web.id merupakan hasil karya jurnalistik redaksi. Kami menerima sanggahan dan hak jawab dari pihak yang berkepentingan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.








