Beranda Daerah Mahasiswa dan Pemuda Rakyat Geruduk PLN KALBAR, Tuntut Kompensasi Pemadaman Bergilir

Mahasiswa dan Pemuda Rakyat Geruduk PLN KALBAR, Tuntut Kompensasi Pemadaman Bergilir

94
0

PONTIANAK, Expose – 7 Juli 2026 Solidaritas Mahasiswa dan Pemuda Pengemban Amanat Rakyat (Solmadapar) menggelar aksi protes di depan kantor PLN UID Kalbar untuk menuntut kejelasan mengenai pemadaman listrik bergilir yang meresahkan masyarakat.

Tuntutan Sesuai Regulasi, Dalam aksi yang berlangsung pada Selasa (7/7/2026) tersebut, massa secara tegas menuntut pihak PLN untuk memberikan kompensasi kepada warga yang terdampak pemadaman. Tuntutan ini didasarkan pada ketentuan yang diatur dalam Permen ESDM No 2 Tahun 2025.

Dialog Buntu dan Sikap PLN, Dialog antara pihak mahasiswa dan PLN dinilai tidak membuahkan hasil yang memuaskan. Sekjen Solmadapar, Asef Subarnas, menyatakan bahwa pihak PLN terkesan menghindari tanggung jawab dengan cara melempar tanggung jawab tersebut ke pihak pusat maupun pihak teknis.

“Permintaan maaf dari pihak PLN, kami hari ini. Tapi yang kami inginkan adalah bentuk dari tanggung jawab. Tuntutan kami sebagai konsumen itu jelas, tapi hari ini pihak PLN melempar tanggung jawab ke pusat, kemudian melempar tanggung jawab ke pihak-pihak teknis,” ujar Asef Subarnas, Selasa (7/7/2026).

Tuntutan Tegas Konsumen, Massa menegaskan bahwa PLN seharusnya bersikap transparan kepada masyarakat. Asef menekankan bahwa perusahaan listrik negara tersebut wajib memberikan informasi secara gamblang dan segera menindaklanjuti tuntutan terkait kompensasi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PLN telah memberikan penjelasan bahwa pemadaman terjadi karena adanya kerusakan teknis di lapangan. Namun, para mahasiswa tetap mendesak agar ada solusi nyata bagi warga yang dirugikan.

(TIM/Red)

⚠️ Pernyataan
Seluruh tulisan yang dimuat di Expose.web.id merupakan hasil karya jurnalistik redaksi. Kami menerima sanggahan dan hak jawab dari pihak yang berkepentingan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini