Beranda Daerah Duka Selimuti SPPI Kopdes Merah Putih: Peserta Asal Singkawang / Kalbar Meninggal...

Duka Selimuti SPPI Kopdes Merah Putih: Peserta Asal Singkawang / Kalbar Meninggal Dunia Saat Jalani Pendidikan

116
0

SINGKAWANG, Expose – Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Kopdes Merah Putih kini tengah berada dalam sorotan tajam menyusul kabar duka yang mengejutkan publik. Salah satu peserta didik berprestasi asal Kota Singkawang, Nola Diasari, dinyatakan meninggal dunia saat tengah mengikuti rangkaian pendidikan.

Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (27/6/2026) ini memicu duka mendalam bagi rekan sejawat dan pihak penyelenggara. Hingga saat ini, pihak otoritas terkait masih terus melakukan koordinasi dengan pihak keluarga almarhumah.

Detik-Detik Penanganan Medis Berdasarkan keterangan resmi yang disampaikan oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSD) Kementerian Pertahanan, Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia, dalam konferensi pers yang digelar Sabtu siang, terungkap kronologi singkat terkait penurunan kondisi kesehatan almarhumah.

Nola Diasari dilaporkan tiba-tiba mengalami gejala sesak napas disertai suhu tubuh yang tinggi saat mengikuti agenda pendidikan. Menanggapi kondisi darurat tersebut, tim kesehatan Satdik yang bersiaga di lokasi langsung memberikan pertolongan pertama sebelum akhirnya melarikan Nola ke fasilitas kesehatan terdekat.

“Tim kesehatan Satdik segera memberikan penanganan awal dan merujuk yang bersangkutan ke IGD Rumah Sakit pada pukul 19.20 WIB,” papar Mayjen TNI Ketut.

Upaya penyelamatan nyawa dilakukan secara intensif. Nola kemudian dirujuk ke RSUD Abdul Aziz Singkawang untuk mendapatkan perawatan medis yang lebih mumpuni. Namun, takdir berkata lain. Meski tim medis telah berupaya maksimal, kondisi kesehatan Nola terus menurun dan tidak dapat diselamatkan.

“Pada pukul 21.03 WIB, almarhumah dinyatakan meninggal dunia,” ungkap Ketut dengan nada duka. Menjawab Keraguan: Prosedur Kesehatan Telah Sesuai

Di tengah duka yang melanda, pihak BPSD Kementerian Pertahanan menegaskan bahwa pihaknya telah menjalankan seluruh prosedur operasional standar (SOP) dengan ketat. Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia menepis spekulasi terkait adanya kelalaian dalam seleksi fisik.

Menurutnya, seluruh peserta SPPI Kopdes Merah Putih, termasuk almarhumah, telah melalui serangkaian tes kesehatan yang komprehensif sebelum diterima masuk ke dalam program.

“Seluruh peserta SPPI sebelumnya telah menjalani pemeriksaan kesehatan sesuai prosedur dan dinyatakan memenuhi persyaratan untuk mengikuti pendidikan,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai penyebab pasti medis dari kondisi yang dialami Nola Diasari. Pihak keluarga besar SPPI dan pemerintah setempat direncanakan akan melakukan prosesi pengantaran jenazah ke kediaman duka.

Kepergian Nola menjadi pukulan telak bagi program SPPI Kopdes Merah Putih, mengingat sosok almarhumah dikenal sebagai salah satu putra-putri terbaik yang memiliki dedikasi untuk membangun daerah melalui jalur penggerak pembangunan.

(TIM/Red)

⚠️ Pernyataan
Seluruh tulisan yang dimuat di Expose.web.id merupakan hasil karya jurnalistik redaksi. Kami menerima sanggahan dan hak jawab dari pihak yang berkepentingan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini