Beranda Daerah GANDENG WALIKOTA : Mendikdasmen Abdul Mu’ti Resmikan Megaproyek Rp.27,4 Miliar di Pontianak...

GANDENG WALIKOTA : Mendikdasmen Abdul Mu’ti Resmikan Megaproyek Rp.27,4 Miliar di Pontianak Timur, 27 Sekolah Dikepung Revitalisasi

48
0

PONTIANAK, Expose – Wajah pendidikan di Kota Khatulistiwa bersiap mengalami perombakan besar-besaran. Sinergi pusat dan daerah mendadak memanas di koridor utara-timur Sungai Kapuas setelah Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, turun langsung ke lapangan pada Kamis (25/06/2026). Kedatangan sang Menteri adalah untuk meresmikan langsung proyek revitalisasi infrastruktur pendidikan berskala besar di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Langkah taktis ini diambil menyusul komitmen pemerintah pusat yang menggelontorkan anggaran fantastis mencapai Rp27,4 miliar demi membenahi fasilitas belajar-mengajar yang selama ini dinilai memerlukan peremajaan serius. Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 27 gedung satuan pendidikan lintas jenjang dikepung oleh proyek perbaikan ini.

Menembus Pinggiran: SDN 05 Pontianak Timur Jadi Episentrum

Bukan sekadar seremoni di pusat kota, Mendikdasmen memilih mengambil rute taktis dengan memusatkan peresmian langsung di SD Negeri 05 Pontianak Timur. Pemilihan lokasi di Pontianak Timur ini dinilai sarat pesan simbolis: pemerintah ingin mengirim sinyal kuat bahwa fokus pembangunan kini bergeser ke wilayah pinggiran yang selama ini kerap didera ketimpangan fasilitas.

Kecamatan Pontianak Timur memang menjadi titik krusial. Dari data lapangan yang dihimpun tim Expose, beberapa sekolah di wilayah ini menghadapi masalah klasik mulai dari daya tampung kelas yang overkapasitas, fasilitas saniter yang buruk, hingga kerusakan struktural bangunan akibat karakteristik tanah rawa dan abrasi air pasang.

"Pendidikan bermutu tidak boleh hanya dinikmati oleh sekolah-sekolah di pusat kota. Anak-anak di Pontianak Timur memiliki hak yang sama persis untuk belajar di ruang kelas yang aman, nyaman, dan modern," tegas Abdul Mu'ti di hadapan para guru dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam kunjungan krusial ini, Mendikdasmen tampak didampingi ketat oleh Walikota Pontianak. Kehadiran orang nomor satu di Balai Kota Pontianak tersebut menegaskan bahwa megaproyek ini bukan sekadar program drop-down sepihak dari Jakarta, melainkan hasil kolaborasi erat demi membenahi akar rumput.

Walikota Pontianak memanfaatkan momentum ini untuk memaparkan langsung kendala geografis wilayahnya kepada Menteri. Langkah ini dinilai penting agar spesifikasi teknis bangunan yang direvitalisasi benar-benar sesuai dengan karakter tanah lokal Pontianak.

Bukan rahasia lagi jika proyek dengan anggaran puluhan miliar kerap dihantui bayang-bayang keterlambatan eksekusi. Guna mengantisipasi hal tersebut, dokumen kementerian menyebutkan bahwa intervensi anggaran ini akan diguyur secara bertahap mencakup berbagai jenjang pendidikan, mulai dari tingkat dasar hingga menengah.

Strategi bertahap ini diterapkan untuk memastikan setiap fase pembangunan—mulai dari asesmen kerusakan, pembongkaran, hingga standardisasi fasilitas digital—berjalan di bawah pengawasan ketat tanpa mengganggu jalannya kegiatan belajar-mengajar (KBM) secara total.

eputusan Menteri untuk meresmikan proyek langsung di SDN 05 Pontianak Timur bersama Walikota patut diacungi jempol. Kehadiran dua pemangku kebijakan dalam satu panggung ini menutup celah bagi birokrasi daerah maupun pusat untuk saling lempar tanggung jawab di kemudian hari.

Bagi masyarakat, dana miliaran rupiah dari pusat kini telah dikunci, dan komitmen pengawasan dari Balai Kota telah diikrarkan di depan publik. Kini, bola panas berada di tangan para kontraktor pelaksana dan dinas teknis setempat.

Apakah kolaborasi elit ini mampu mengubah wajah sekolah-sekolah pinggiran kota menjadi fasilitas kelas satu? Ataukah ini hanya akan berakhir sebagai seremonial dokumentasi politik anggaran? Tim Expose akan tetap berada di lapangan untuk mengawal setiap jengkal semen yang dituang di Pontianak Timur.

(Red)

⚠️ Pernyataan
Seluruh tulisan yang dimuat di Expose.web.id merupakan hasil karya jurnalistik redaksi. Kami menerima sanggahan dan hak jawab dari pihak yang berkepentingan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini