Beranda Daerah Ringankan Beban Warga Jelang Ramadhan, Wali Kota Bekasi Buka Pasar Murah Bersubsidi...

Ringankan Beban Warga Jelang Ramadhan, Wali Kota Bekasi Buka Pasar Murah Bersubsidi di Seluruh Kecamatan

218
2

Bekasi, Expose — Menjelang Ramadhan, Pemerintah Kota Bekasi kembali menggelar program pasar murah bersubsidi. Namun di balik distribusi ribuan paket sembako, tersimpan strategi yang lebih besar: menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus memperkuat solidaritas sosial di tengah tekanan harga kebutuhan pokok (3/3/2026).

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan bahwa pasar murah bukan sekadar agenda tahunan. “Ini adalah bentuk keberpihakan pemerintah. Kami ingin memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau, terutama di bulan Ramadhan,” ujarnya. Pernyataan itu mencerminkan dua dimensi sekaligus: kepedulian sosial dan kebijakan ekonomi.

Dimensi Sosial: Ramadhan sebagai Momentum
Ramadhan selalu menjadi periode dengan lonjakan konsumsi. Bagi warga berpenghasilan rendah, kenaikan harga beras, minyak, dan gula bisa menjadi beban berat. Dengan subsidi Rp51.500 per paket, masyarakat hanya perlu membayar Rp70.000 untuk bahan pokok senilai Rp121.500. Angka ini bukan sekadar hitungan rupiah, melainkan simbol kepedulian pemerintah terhadap kelompok rentan.

Tri Adhianto menyebut Ramadhan sebagai bulan penuh berkah yang harus dimaknai dengan kepedulian. Program ini, menurutnya, adalah wujud nyata gotong royong antara pemerintah, Bulog, Kantor Pos, dan perangkat daerah.

Dimensi Ekonomi: Mengendalikan Inflasi Daerah
Selain aspek sosial, pasar murah juga berfungsi sebagai instrumen pengendalian inflasi. Dengan intervensi langsung, pemerintah berharap harga di pasaran tidak melonjak signifikan. “Kita ingin menjaga stabilitas ekonomi daerah. Dengan langkah konkret seperti ini, daya beli masyarakat bisa tetap terjaga,” kata Tri.

Distribusi 19.417 paket di 12 kecamatan, termasuk 2.362 paket khusus Bekasi Timur, menunjukkan skala kebijakan yang tidak hanya menyasar warga miskin, tetapi juga menjaga keseimbangan pasar secara keseluruhan.

Pesan Transparansi dan Ketertiban
Tri menekankan pentingnya pelaksanaan yang tertib dan transparan. Hal ini menjadi krusial agar subsidi benar-benar sampai ke tangan warga yang membutuhkan, bukan sekadar menjadi seremoni. Apresiasi juga ia sampaikan kepada seluruh pihak yang terlibat, menegaskan bahwa sinergi lintas lembaga adalah kunci keberhasilan.

Makna Lebih Luas
Pasar murah bersubsidi di Bekasi bukan hanya soal distribusi sembako. Ia adalah refleksi bagaimana kebijakan lokal bisa menjawab tantangan global: inflasi pangan, ketimpangan daya beli, dan kebutuhan memperkuat solidaritas sosial. Ramadhan, dalam konteks ini, menjadi momentum yang mengikat antara ekonomi dan nilai kebersamaan.(Syarif)

⚠️ Peringatan Plagiarisme
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini