Sukabumi, Expose.web.id – Kepala SDN Pakujajar CBM, Sudirman, mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras secara keseluruhan,mulai dari siswa, guru pembina hingga dukungan penuh orang tua siswa.Sekolah dasar negeri di Kota Sukabumi ini dinobatkan sebagai SD dengan jumlah siswa terbanyak yang lolos ke Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Provinsi Jawa Barat 2026, sekaligus menjadi yang terbaik se-Jawa Barat,30,7,2026.
SDN Pakujajar CBM mampu menjadi sekolah dengan jumlah peserta terbanyak yang lolos ke tingkat provinsi di Jawa Barat.
“Rasa syukur yang amat mendalam kepada Tuhan Yang Maha Esa. Prestasi ini bukan sekadar tentang angka, melainkan buah manis dari kerja keras, doa, dan dedikasi anak-anak, guru pembina, serta dukungan tanpa henti dari para orang tua.Kami merasa terharu sekaligus bangga. Ini adalah karunia besar sekaligus pengingat bagi kami untuk tetap rendah hati dan terus belajar,”
Sebanyak lima siswa berhasil melaju ke OSN tingkat Provinsi Jawa Barat. Mereka akan bertanding pada tiga bidang lomba, yakni Matematika sebanyak satu siswa, Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dua siswa, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dua siswa.
keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa sekolah negeri mampu bersaing di level tertinggi apabila didukung tata kelola pembinaan yang tepat. Selain itu, prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi.
“Kami ingin menunjukkan bahwa dengan ketekunan dan pembinaan yang baik, siapa pun memiliki kesempatan meraih prestasi terbaik,” ungkapnya
Lima siswa yang lolos ke tingkat provinsi tidak diraih secara instan. Sekolah menerapkan strategi pembinaan melalui konsep 3P, yakni Pemetaan (Profiling), Pembinaan (Preparation), dan Pendampingan (Partnership).
Pemetaan dilakukan sejak dini dengan mengidentifikasi bakat dan minat siswa di bidang sains maupun matematika. Selanjutnya, siswa mendapatkan pembinaan secara terstruktur menggunakan materi yang berjenjang dan sesuai standar soal OSN.
Sementara itu, pendampingan dilakukan melalui komunikasi intensif antara sekolah dan orang tua agar kondisi akademik, fisik, serta mental peserta tetap terjaga.
Selain memperkuat pemahaman konsep dan kemampuan berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS), sekolah juga rutin menggelar simulasi ujian dan latihan berkala agar siswa terbiasa menghadapi soal-soal berstandar OSN.
Memberikan pendampingan mental dan spiritual melalui sesi motivasi, rekreasi ringan, hingga doa bersama agar para peserta dapat mengikuti kompetisi dengan tenang dan percaya diri.
“Kami memiliki guru yang mengajar dengan hati, siswa yang memiliki semangat pantang menyerah, serta dukungan luar biasa dari komite sekolah dan orang tua. Ketika ekosistem pendidikan ini menyatu, hasil terbaik akan mengikuti,”
“Target utama kami adalah melihat anak-anak tampil maksimal, jujur, dan percaya diri. Kami berharap mereka bisa lolos ke OSN tingkat nasional dan membawa harum nama Jawa Barat. Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar anak-anak kami dapat memberikan hasil terbaik di tingkat provinsi,” pungkasnya.
Menghadapi OSN tingkat Provinsi Jawa Barat, sekolah kini menyiapkan sejumlah strategi lanjutan, mulai dari peningkatan kualitas materi melalui pendampingan pakar dan alumni OSN, memperbanyak simulasi Computer Based Test (CBT), hingga menjaga kebugaran fisik dan mental siswa.
Seluruh tulisan yang dimuat di Expose.web.id merupakan hasil karya jurnalistik redaksi. Kami menerima sanggahan dan hak jawab dari pihak yang berkepentingan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.








