Pontianak,expose — DPD Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kota Pontianak menyatakan siap mengerahkan seluruh DPC BPM se-Kota Pontianak untuk mendukung langkah DPP BPM Kalimantan Barat yang di pimpin Gusti Edi dalam menyampaikan aspirasi dan melakukan aksi demonstrasi ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Barat.
Ketua DPD BPM Kota Pontianak, Agus Chanigia, menegaskan bahwa seluruh jajaran DPC BPM se-Kota Pontianak siap bergerak bersama sebagai bentuk dukungan terhadap upaya mendorong transparansi, akuntabilitas, dan pengawasan terhadap penggunaan anggaran pemerintah.
Dalam aksi tersebut, BPM membawa sejumlah tuntutan, di antaranya meminta adanya penjelasan dan pemeriksaan terhadap anggaran pembangunan lahan parkir di lingkungan Kejati Kalbar yang disebut mencapai Rp19,1 miliar.
BPM juga mendorong dilakukan audit terhadap penggunaan dana penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun 2026, sebagai bagian dari upaya memastikan penggunaan anggaran berjalan sesuai ketentuan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
Agus Chanigia mengatakan, dukungan dari seluruh DPC BPM se-Kota Pontianak merupakan bentuk solidaritas organisasi terhadap perjuangan DPP BPM Kalbar dalam menyampaikan aspirasi masyarakat.
“Kami siap menurunkan seluruh DPC BPM se-Kota Pontianak untuk bersama-sama mendukung DPP BPM Kalbar. Kami ingin setiap penggunaan anggaran publik dapat dilakukan secara transparan, efektif, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Agus.
Menurutnya, aksi tersebut akan dilakukan secara tertib dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. BPM juga meminta pihak terkait memberikan penjelasan secara terbuka terhadap berbagai persoalan yang menjadi perhatian masyarakat.
BPM menegaskan, tuntutan tersebut merupakan bentuk kontrol sosial dan dorongan agar pengelolaan anggaran negara semakin transparan serta berpihak pada kepentingan masyarakat.
Sumber : DPD BPM KOTA PONTIANAK







