Beranda Daerah Tamparan Keras bagi Otoritas: Bandara Singkawang Diduga Jadi Jalur Sutra Penyelundupan PETI...

Tamparan Keras bagi Otoritas: Bandara Singkawang Diduga Jadi Jalur Sutra Penyelundupan PETI Ilegal Emas, dan Runtuhnya Dinasti Bisnis Siman Bahar

49
0

PONTIANAK, Expose – Praktik penyelundupan emas hasil Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kalimantan Barat kembali mencuat ke permukaan. Bandara Singkawang kini menjadi sorotan tajam publik dan pengamat hukum setelah ditengarai menjadi jalur utama distribusi emas ilegal.

Bandara Singkawang: Celah “Jalur Sutra” Ilegal? Berbagai laporan dan informasi yang beredar di media sosial menyebutkan adanya dugaan praktik “kerjasama apik” di balik pengiriman barang melalui kargo bandara. Pengamat hukum dan kebijakan publik Kalbar, Dr. Herman Hofi Munawar, menyoroti bahwa emas dalam jumlah besar mustahil bisa lolos dari sistem pengamanan berlapis bandara tanpa adanya manipulasi dokumen atau celah dalam pengawasan personel.

Isu yang berkembang di publik, sebagaimana menyebutkan adanya sekelompok pihak yang diduga memiliki pengaruh untuk menguasai akses bandara agar barang ilegal dapat melenggang bebas. Meski demikian, pihak kepolisian dan otoritas bandara hingga saat ini masih didesak untuk melakukan investigasi transparan guna memastikan apakah nama-nama yang beredar di masyarakat benar-benar terlibat dalam jaringan penyelundupan tersebut.

Polisi Sita Pabrik Emas Keluarga Siman Bahar, Di sisi lain penegakan hukum terhadap ekosistem perdagangan emas ilegal di tanah air menunjukkan taji. Bareskrim Polri baru-baru ini menetapkan anak dari mendiang Siman Bahar, yang berinisial DHB, sebagai tersangka dalam kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terkait tambang emas ilegal.

Sebagai bagian dari proses penyidikan, penyidik telah melakukan langkah tegas dengan menyita aset milik keluarga Siman Bahar, yakni pabrik pengolahan dan pemurnian emas milik PT SJU yang berlokasi di Jalan Brebek Industri, Sidoarjo, Jawa Timur. Selain bangunan pabrik, polisi turut menyita 17 item mesin pengolahan emas yang diduga digunakan dalam operasional ilegal tersebut.

Menanti Aksi Nyata Aparat Penyitaan ini menambah daftar panjang guncangan pada dinasti bisnis yang selama ini dikaitkan dengan nama Siman Bahar. Sebelumnya, Siman Bahar sendiri sempat tersangkut kasus korupsi pengolahan anoda logam, namun proses hukumnya gugur karena yang bersangkutan telah meninggal dunia.

Terkait maraknya isu di Bandara Singkawang, publik kini menanti tindakan konkret dari aparat penegak hukum di Kalimantan Barat. Pengamat menekankan agar penindakan ini tidak sekadar menjadi pencitraan, melainkan upaya sistematis untuk memutus rantai pasok emas ilegal yang selama ini merugikan negara dan merusak lingkungan.

“Kita semua menunggu keberanian dan aksi nyata, bukan hanya di level bawah, tapi menyentuh aktor-aktor intelektual di belakangnya,” ujar pengamat terkait polemik di Singkawang.

Mengenai keterlibatan oknum tertentu di Bandara Singkawang masih dalam tahap dugaan dan memerlukan pembuktian melalui proses hukum yang objektif. Tim Expose akan terus memantau perkembangan penyidikan kasus ini.

(TIM/Red)

⚠️ Pernyataan
Seluruh tulisan yang dimuat di Expose.web.id merupakan hasil karya jurnalistik redaksi. Kami menerima sanggahan dan hak jawab dari pihak yang berkepentingan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini