Lahat, Expose – Kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten Lahat tahun 2026 kembali mendapat sambutan positif dari berbagai pihak, termasuk dari Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Lahat.
Kehadiran cabang olahraga pencak silat dalam O2SN untuk jenjang SD dinilai sebagai langkah strategis dalam membina dan melestarikan seni bela diri warisan bangsa sejak usia dini.
Ketua IPSI Kabupaten Lahat, Kiki Subagio melalui Ketua Penyelenggara, Bramanti mengapresiasi terhadap inisiatif Dinas Pendidikan yang telah menggandeng IPSI untuk menyelenggarakan kejuaraan silat dalam O2SN tahun ini.
“Kami cukup berbangga dan senang dengan inisiatif dari Dinas Pendidikan yang telah berkolaborasi dengan IPSI untuk mengadakan kejuaraan silat di tingkat SD. Ini tentu menjadi langkah penting dalam mencetak atlet-atlet muda berkualitas,” ujarnya saat diwawancarai, Kamis (4/6).
Dirinya menjelaskan bahwa peserta yang mengikuti cabang olahraga ini untuk putri ada 17 peserta dan putra juga ada 17 peserta, dilaksanakan sesuai dengan juknis nasional yang sudah disebar ke dinas yang ada di Indonesia.
“Alhamdulillah, Dinas Pendidikan bisa memenuhi standar nasional, Kita seleksi menggunakan digital scope,” jelasnya.
Dengan adanya ajang seperti ini, pihaknya berharap akan terus tumbuh bibit-bibit baru dari usia dini. Mulai dari tingkat SD, para pesilat cilik ini sudah bisa merasakan atmosfer kejuaraan, dan ini sangat baik untuk pembinaan jangka panjang.
“Kami berharap, ke depan kejuaraan seperti ini tidak hanya rutin digelar di Kabupaten Lahat saja, tapi juga bisa dilaksanakan di semua kabupaten/kota. Sehingga pencak silat benar-benar membumi dan maju bersama,” harap Bramanti.
(Syahrial)
Seluruh tulisan yang dimuat di Expose.web.id merupakan hasil karya jurnalistik redaksi. Kami menerima sanggahan dan hak jawab dari pihak yang berkepentingan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.








