Lahat,Expose – Di tengah gempuran era digital yang kian masif, Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, ini sudah mengingatkan pentingnya menjaga identitas budaya di kalangan generasi muda. Menurutnya, derasnya arus informasi dan masuknya budaya luar membawa dampak ganda—di satu sisi memberikan kemajuan, namun di sisi lain berpotensi mengikis nilai-nilai budaya lokal.
Widia Ningsih menegaskan bahwa Kabupaten Lahat memiliki kekayaan tradisi dan budaya yang sangat beragam. Oleh karena itu, generasi muda diharapkan tidak melupakan akar budaya mereka sendiri di tengah perkembangan zaman.
“Jangan sampai kita kehilangan identitas hanya karena terpengaruh budaya luar. Budaya Lahat harus tetap hidup dan menjadi kebanggaan generasi penerus,” ujarnya.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih saat membuka Festival Tari Kreasi Daerah dan Festival Lagu Daerah dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kabupaten Lahat ke-157 serta Perayaan ke-XXVII tahun 2026.
Melalui festival ini, Pemerintah Kabupaten Lahat ingin menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni dan budaya lokal, sekaligus menjadi ruang ekspresi bagi para pelaku seni untuk terus berkarya.
Momentum ini diharapkan mampu memperkuat komitmen bersama dalam melestarikan budaya daerah, sehingga tetap terjaga dan tidak tergerus oleh perkembangan zaman.
Syahrial
Seluruh tulisan yang dimuat di Expose.web.id merupakan hasil karya jurnalistik redaksi. Kami menerima sanggahan dan hak jawab dari pihak yang berkepentingan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.








