Beranda Daerah Perang Melawan Barang Ilegal: Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Pimpin Pengungkapan 2.060 Bal...

Perang Melawan Barang Ilegal: Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Pimpin Pengungkapan 2.060 Bal Pakaian Bekas diKalbar,Kasdam XII/Tanjungpura Tegaskan Komitmen Penjagaan Perbatasan

141
0

PONTIANAK, Exspose – Langkah tegas diambil oleh aparat penegak hukum dalam membentengi wilayah perbatasan dari tindak penyelundupan. Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Bagian Barat (Kalbagbar) berhasil melakukan penyitaan terhadap 2.060 bal pakaian bekas impor ilegal yang berasal dari wilayah Kubu Raya dan Mempawah.

Keberhasilan operasi ini secara resmi dipaparkan dalam konferensi pers yang dipimpin langsung oleh Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, melalui video conference yang terhubung dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (23/6/2026).

Komitmen Tegas di Garis Depan, Kepala Staf Kodam (Kasdam) XII/Tanjungpura, Brigjen TNI Bambang Sujarwo, S.H., M.Sos., M.M., yang hadir langsung di lokasi konferensi pers, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh instansi terkait. Brigjen TNI Bambang Sujarwo menegaskan bahwa TNI tetap berkomitmen penuh untuk menjaga wilayah perbatasan Kalimantan Barat dari berbagai tindakan ilegal.

Tantangan Geografis dan Jalur Tikus, Dalam paparannya, Kasdam XII/Tanjungpura menjelaskan kompleksitas medan yang dihadapi petugas di lapangan. Wilayah perbatasan darat antara Kalimantan Barat dan Malaysia membentang sepanjang 970 kilometer, di mana sekitar 399,774 kilometer di antaranya merupakan zona blank spot atau area yang tidak terjangkau sinyal komunikasi.

“Di perbatasan darat sepanjang 970 kilometer tersebut, hampir 400 kilometer merupakan blank spot. Untuk mengamankan wilayah yang luas ini, TNI menggelar Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) yang terdiri dari dua batalyon,” ujar Kasdam XII/Tanjungpura.

Meski pengawasan telah diperketat melalui puluhan pos penjagaan, Kasdam tidak menampik adanya tantangan besar berupa keberadaan “jalur-jalur tikus”. Jalur-jalur tidak resmi ini sering kali disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk meloloskan barang-barang ilegal dalam skala kecil.

Pengungkapan ribuan bal pakaian bekas ini menjadi sinyal bagi para penyelundup bahwa aparat penegak hukum di Kalimantan Barat tidak akan memberikan ruang bagi aktivitas ilegal yang merugikan negara.

(Red)

⚠️ Pernyataan
Seluruh tulisan yang dimuat di Expose.web.id merupakan hasil karya jurnalistik redaksi. Kami menerima sanggahan dan hak jawab dari pihak yang berkepentingan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini