Beranda Pendidikan Lewat Program NESKA Unggulan, SMPN 1 Sukatani Tanamkan Cinta Al-Qur’an dan Hadis

Lewat Program NESKA Unggulan, SMPN 1 Sukatani Tanamkan Cinta Al-Qur’an dan Hadis

30
0

PURWAKARTA, expose.web.id – Komitmen membentuk generasi yang religius, berkarakter, serta memiliki kecintaan terhadap Al-Qur’an dan ilmu pengetahuan terus diwujudkan SMPN 1 Sukatani, Kabupaten Purwakarta.

Salah satunya melalui kegiatan Wisuda Tahfidz Al-Qur’an Juz 29 dan 30 serta Tahfidz 15 Hadis tentang Keutamaan Mencari Ilmu yang digelar pada Jumat (30/10/2026).

Sebanyak 63 siswa mengikuti prosesi wisuda tersebut. Mereka terdiri atas 17 peserta Tahfidz Al-Qur’an dan 46 peserta Tahfidz Hadis. Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi atas ketekunan dan kesungguhan para siswa dalam menghafal serta mempelajari nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an dan hadis.

Prosesi wisuda berlangsung di lingkungan SMPN 1 Sukatani mulai pukul 06.30 WIB. Kegiatan diawali dengan Salat Duha sebagai bagian dari pembiasaan rutin setiap Jumat melalui program Nyucikeun Diri.

Hadir dalam kegiatan tersebut Pengawas SMP, Yenny Anggraeni, M.Pd., Haji Dedi Marlin, Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) dari Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta, Drs. Nana Riswana, M.Pd.I., unsur komite sekolah, pengawas pembina dari Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, serta para orang tua siswa peserta tahfidz.

Kepala SMPN 1 Sukatani, H. Patoni, M.Pd., MM., menjelaskan, kegiatan wisuda tahfidz tersebut bukan sekadar seremoni atau penghargaan atas capaian hafalan siswa. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Purwakarta Nomor 9 Tahun 2021 dan Peraturan Bupati Purwakarta Nomor 131 Tahun 2022, sekaligus bagian dari program NESKA Unggulan.

Salah satu program unggulan yang dijalankan adalah One Week One Hadis, yakni pembiasaan menghafal hadis secara bertahap dan berkelanjutan.

“Harapannya, seluruh siswa SMPN 1 Sukatani memiliki sertifikat Tahfidz Hadis dengan hafalan minimal 15 hadis dari 40 hadis yang telah ditentukan,” ungkap H. Patonj

Ia menerangkan, hadis-hadis yang dihafalkan siswa merupakan kumpulan hadis yang disusun oleh Tim Musyawarah Guru AKPK Kabupaten Purwakarta. Proses penghafalannya pun tidak dilakukan secara instan, melainkan melalui pembiasaan bersama setiap hari Jumat, Senin, dan Rabu sebelum kegiatan pembiasaan sekolah dimulai.

Menurutnya, prosesi wisuda tahfidz ini merupakan bentuk panen karya habituasi, yakni hasil nyata dari proses pembiasaan yang selama ini dijalankan secara konsisten di lingkungan sekolah.

Dengan demikian, keberhasilan 63 siswa yang diwisuda menjadi bukti bahwa pendidikan karakter dan penguatan nilai-nilai keagamaan dapat dibangun melalui kegiatan sederhana yang dilakukan secara rutin, terarah, dan berkesinambungan.

H. Patoni juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta wisuda. Ia berharap hafalan yang telah diraih tidak berhenti pada pencapaian seremonial, tetapi menjadi ilmu yang bermanfaat dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Selamat kepada seluruh peserta Wisuda Tahfidz. Semoga hafalan yang telah diraih menjadi ilmu yang bermanfaat, membawa keberkahan, serta menjadi motivasi untuk terus belajar dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dan hadis dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Melalui program tersebut, SMPN 1 Sukatani berharap dapat melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki fondasi keagamaan yang kuat, berakhlak mulia, dan menjadikan Al-Qur’an serta hadis sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan. (Rudi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini